GPS, Gerakan Pulang Sehat Cara SMUTU Membangun Kepedulian Lingkungan
Bagikan yuk!

Bersinergi antara guru dan siswa untuk Sekolah Sehat

Bangunan SMA Muhammadiyah I Sumenep berdiri di atas tanah seluas 12.650 meter persegi. Halamannya seluas lapangan futsal, lapangan basket dan dua lapangan volley ball. Belum lagi, tamannya menghampar dengan pepohonan nan rindang. Warga sekolahnya ada 500 orang lebih.

Menariknya, sma Muhammadiyah I Sumenep hanya memiliki satu karyawan cleaning service khusus yang menangani masalah kebersihan di sekolah. Keterbatasan inilah yang mendorong semua warga sekolah untuk tidak tergantung pada karyawan tukang sapu, melainkan menjadi tanggung jawab bersama. Maka, dibuatlah beberapa program kepedulian lingkungan sekaligus pembentukan karakter pendidikan lingkungan, terutama bagi peserta didik. Dan salah satunya adalah Gerakan Pulang Sehat yang disingkat menjadi GPS.

Gerakan Pulang Sehat adalah gerakan lingkungan berbasis kemandirian siswa, guru dan karyawan. Gerakan ini dilakukan pada saat semua warga sekolah mau pulang dari sekolah. Semua diwajibkan membawa sampah plastik sebanyak lima hingga sepuluh biji dan diletakkan di gerobak yang telah disipakan di depan pintu gerbang sekolah. Siswa dan guru harus bertanggung jawab atas kebersihan sebelum pulang. Lingkungan sekolah harus tetap sehat meskipun akan ditinggal pulang. Karenanya, kegiatan kebersihan lingkungan ini disebut dengan GPS (Gerakan Pulang Sehat).