Oleh Bahrus Surur-Iyunk Kurang lebih dua tahun yang lalu, saya dihubungi oleh Pak Najikh. Beliau memerintahkan kepada saya untuk mencarikan tanah di pinggir pantai Madura, utamanya Sumenep. Mungkin  karena beliau tahu kalau saya tinggal di Sumenep. Baru dihubungi saja sudah senang, apalagi disuruh-suruh oleh orang yang luar biasa. Hehe  Sebenarnya, anak buah beliau di Sumenep juga tidak sedikit. Tapi, ternyata...